Personel Korem 044/Gapo Terima Pembekalan Dari BPBD Dan Basarnas Dalam Latgulbencal

Palembang. ZonaSumsel.com,- Pelaksanaan Latihan Penanggulangan Bencana Alam (Latgulbencal) yang dilaksanakan personel jajaran Korem 044/Gapo memasuki hari kedua, di hari ini masih melanjutkan pembekalan dan pemantapan materi, khususnya dari BPBD Prov. Sumsel dan Basarnas Palembang bertempat di komplek Kantor BPBD Prov. Sumsel Jln. Gubernur H. Asnawi Mangku Alam Kel. Talang Betutu Kec. Sukarami Kota Palembang, Rabu (28/11/2018).

Pembekalan diawali penyampaian materi Basic First Aid (Pertolongan pertama tingkat dasar) yang disampaikan oleh Bpk. Rano Hizkia Gultom dari Basarnas Palembang, dilanjutkan meteri peran Pemerintah dalam penanggulangan bencana oleh Bpk. Ansori dari BPBD Prov. Sumsel dan materi pengurangan resiko banjir, tanah longsor dan bencana lainnya yang disampaikan oleh Bpk. H. Syaifudina. N dari BPBD prov. Sumsel.

Kegiatan latihan yang diikuti oleh ratusan prajurit dari jajaran Korem 044/Gapo ini, setelah menerima pembekalan materi secara teori dari BPBD Prov. Sumsel dan Basarnas Palembang, dilanjutkan pengenalan dan praktek tata cara operasional alat perlengkapan yang digunakan dalam penanggulangan bencana banjir, seperti perahu karet dan mesin perahu, praktek tenda lapangan, water treatment portable, mobil dapur lapangan, dan perlengkapan lainnya.

Kepala Seksi Operasi Korem 044/Gapo, Letkol Inf Andik Siswanto, S.IP. saat meninjau jalannya latihan mengatakan, bahwa latihan ini guna meningkatkan sinergitas hubungan kerja antara TNI AD khususnya Korem 044/Gapo dengan Pemerintah Daerah dan instansi terkait dalam melaksanakan operasi bantuan melalui Pola Operasi Militer Selain Perang sesuai dengan Undang-Undang RI No. 34 Tahun 2004.

“Dalam hal ini Korem 044/Gapo sebagai Satuan Komando Kewilayahan mempunyai tugas membantu Pemerintah Daerah dalam menangani bencana alam. Seperti dalam Latgulbencal banjir ini pula, seluruh unsur-unsur yang terlibat, diharapkan mampu melaksanakan komando pengendalian dan kerjasama antar unsur yang terlibat di dalam operasi penanggulangan bencana alam banjir ini”, terang Kasiops. (andre)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: